Uncategorized

:( Angin Malam…brrrr……

[Selasa malam, melamun mode on]

Angin berhembus kencang malam ini. Kemudian, datang kembali rasa dan mimpi yang seharusnya sudah terkubur rapat dan dalam ke lubang yang bernama ‘masa lalu’. Bodoh, buta, atau naif adalah kata yang sering terlontar untuk si aku.

Si aku yang buta. Buta hati, buta pikiran, dan buta mata.
Apakah setiap orang pernah menjadi buta?

Si aku yang tiba-tiba menjadi bodoh hanya karena pertemuan yang tidak disengaja. Padahal pertemuan ini mempunyai peluang 9/10 karena suatu faktor yang bernama lokasi. Si aku juga terkadang tidak bisa membedakan antara kenyataan dan yang bukan.

Si aku tidak pernah jera untuk berkata “Jika saja…” dan “Andaikan….”. Akhir dari perkataan itu selalu sama, “Tidak ada gunanya menyesal”. Akan tetapi, sering kali akhir tersebut terjadi ketika sesuatu yang seharusnya
menyenangkan lewat begitu saja, hanya karena Si aku selalu berkata “Andaikan…” atau “Jikalau….”. Akhir perkataan itupun selanjutnya juga menyisakan penyesalan yang lain.

Tanpa terasa, Si aku telah mengisi hari-hari kehidupannya dengan penyesalan. Hari-hari yang seharusnya dapat digunakan untuk bermimpi dan berjuang untuk menggapai impian itu.

Angin kembali berhembus, memberikan rasa beku yang luar biasa sampai ke tulang belulang.Angin yang sama ketika ‘masa lalu’ itu dimulai. ‘Masa lalu’ sebenarnya sangat indah, seharusnya sangat menyenangkan untuk ditonton kembali.Akan tetapi, Si aku telah terlalu sakit dan lemah hanya untuk sekedar menonton. Si aku pernah memutuskan untuk menganggap ‘masa lalu’ itu tidak pernah ada. Kembali Si aku menyerah pada kenyataan. Si aku tidak bisa berlari dari kenyataann. Kemanapun Si aku berlari, ‘masa lalu’ selalu ada karena dia tidak mati.

Suatu syair nyanyian menyatakan bahwa selalu ada masa pasang dan surut. Namun, syair itu juga menyatakan bahwa kematian bukan tragedi karena kematian berarti dapat meninggalkan semuanya. Si aku sangat bersyukur masih diberkahi kehidupan dan belum mau menghadapi yang namanya kematian hanya karena apa yang telah dilalui. Si aku bertekat, walaupun kematian akan datang pada saatnya, jiwa dan semangat Si aku akan terus hidup.

Pesan moral: jangan kena angin malam, ntar ngomongnya ngelantur seperti Si Aku.

Uncategorized

Highland Gathering

Dapet album baru the Corrs yang gayanya folklore banget 🙂 Hmm…banyak bag pipe nya juga, saya suka….
Jadi inget event yang udah 2 tahun ini gak pernah gw datengin lagi. Namanya Highland Gathering. Ini merupakan event tempat berkumpulnya orang2 Inggris n Scotland di Indonesia. Biasanya di lapangan sekolah Pelita Harapan Karawaci dan di masa summer ato sekitar bulan juni ato juli.

Acaranya macem2, dari tari2an khas Scotland, thailand, india, indonesia, korea, n yg paling gw suka parade bagpipes. Kereeennn….. Di sana juga ada kaya bazaar barang2 khas scotland, hmmm..tentu saja dalam harga yg cukup murah bagi orang2 yg biasa pake mata uang Poundsterling…alias…anjrit mahal bo’!
Tapi sayang sekali sulit menemukan mas-mas bule keren karena rata2 dah tua, ato yg keren malah anak2nya dimana masih pada smp ato sd 😦

Tapi gw tetep enjoy karena acaranya seru, hmm…it’s quite subjective :p Mungkin tahun depan gw bakal dateng lagi. Oya, tips: mending nontonnya maksimal ampe jam 5 aja karena ketika hari sudah gelap, mulai beredarlah minuman yang bernama whisky itu n banyaklah bapak2 bule itu mabok.

Nah, ini lagu the corrs yang gw suka, n ternyata ceritanya sedih…hiks…
Brid Og Ni Mhaille

is a bhríd óg ní mháille
‘s tú d’fhág mo chroí cráite
‘s chuir tú arraingeacha
an bháis fríd cheartlár mo chroí
tá na céadta fear i ngrá
le d’éadan ciúin náireach
is go dtug tú barr breáchtacht’
ar thír oirghiall más fíor

níl ní ar bith is áille
ná’n ghealach os cionn a’ tsáile r
ná bláth bán na n-airne
bíos ag fás ar an draighean
ó siúd mar bíos mo ghrá-sa
níos trilsí le breáchtacht
béilín meala na háilleacht’
nach ndearna riamh claon

is buachaill deas óg mé
‘tá triall chun mo phósta
‘s ní buan i bhfad beo mé
mura bhfaighidh mé mo mhian
a chuisle is a stóirín
déan réidh agus bí romhamsa
cionn deireanach den domhnach
ar bhóithrín dhroim sliabh

is tuirseach ‘s brónach
a chaithimse an domhnach
mo hata ‘mo dhorn liom
‘s mé ag osnaíl go trom
‘s mé ag amharc ar na bóithre
‘mbíonn mo ghrá-sa ag gabhail ann
‘s í ag fear eile pósta
is gan í bheith liom

(translation:)

oh brid og o’malley
you have left my heart breaking
you’ve sent the death pangs
of sorrow to pierce my heart sore
a hundred men are craving
for your breathtaking beauty
you’re the fairest of maidens
in oriel for sure

no spectacle is fairer
than moonbeams on the harbor
or the sweet scented blossoms
of the sloe on the thorn
but my love shines much brighter
in looks and in stature
that honey-lipped beauty
who never said wrong

i’m a handsome young fellow
who is thinking of wedlock
but my life will be shortened
if i don’t get my dear
my love and my darling
prepare now to meet me
on next sunday evening
on the road to drum slieve

’tis sadly and lonely
i pass the time on sunday
my head bowed in sorrow
my sights heavy with woe
as i gaze upon the byways
that my true love walks over
now she’s wed to another
and left me forlorn

Uncategorized

What a week

Many things had happen on this week, eventhough it hasn’t finished yet.

It was started from Sunday, i came to JGTC or Jazz Goes to Campus. Actually that event was not as nice as i thought cause it was raining and a day before ANUM deadline. Inspite of that, i still enjoyed JGTC.

When monday came, my day was started with Toa’s call asking me for nomat. Toa is my best friend and the first nice girl in this campus. And then, accompanied by our best friends (Tika and Andre), we watched the cinema, it was Harry Potter and the Goblet of Fire. Actually there were 2 accidents, the first is with that god-damn-bastard and the second was an old problem between our friends. But, it was still good moment with my beloved Toa 🙂

And then thursday, wednesday came to me. Those days still beautiful, eventhough it was always raining. But like Jamie Cullum’s said “The sun in my heart, i’m ready for love.”

For the second time: dear stoopid guy, i know i’m not an angel like you’ve always wished. But, i could be the one for you.
I’m not catching the sun to go through you. Because the sun is always in my heart. Or you’re not the best for me? Time will prove this.

Thursday, today, a moon came to me. Make me a lil bit pale and exhausted. Dear my ‘mas ganteng’, i’ll try my best for your assignmment. Won’t make you dissapointed 🙂
I’ll need your backup.